MENCARIKECEPATAN RATA-RATASebuah mobil yang sedang melaju menempuh jarak 10 km pada 5 menit pertama, 10 menit berikutnya menempuh jarak 45 km dan 15 menit sSebuah mobil memiliki massa 600 kg melaju dengan kecepatan 20 m/s. Hitunglah energi kinetik mobil pada kelajuan tersebut! Jika mobil direm secara mendadak, apa yang akan terjadi pada mobil tersebut?PembahasanDiketahui m = 600 kg v = 20 m/sDitanya Ek = …. ? Yang terjadi pada mobil …. ?DijawabEnergi kinetiknyaJadi, energi kinetik mobil adalah sebesar J. Yang akan teriadi jika mobil dire secara mendadak yaitu mobil akan berhenti. Energi kinetik pada mobil akan berubah menjadi energi panas. Juga ada energi bunyi yang ditimbulkan karena adanya gesekan antara rem dengan as roda dan juga antara ban mobil dengan lupa komentar & sarannyaEmail nanangnurulhidayat terus OK! 😁
2 Sebuah mobil polisi melaju dengan kecepatan 30 m/s dan membunyikan sirine dengan frekuensi 1.200 hz. Mobil polisi tersebut mendekati seorang pengendara motor yang bergerak dari arah berlawanan. jika kecepatan bunyi di udara 330 m/s , ferekuensi yang didengan pengendara motor 1.400 Hz, Berapa kecepatan pengendara motor ? A. 10 m/s B. 20 m/sHalo adik-adik, kali ini kakak akan menjelaskan satu rumus penting dalam gerak, yaitu rumus percepatan beserta cara menggunakannya ke dalam soal. Mengapa penting? Sebab, rumus ini kerap digunakan setiap kita melakukan perhitungan tentang gerak benda. Secara spesifik, materi percepatan akan kita temui dalam materi bab gerak benda, khususnya gerak lurus berubah beraturan GLBB. Ketika membaca materi ini, kakak anggap materi fisika kalian di sekolah telah sampai di bab tersebut. Namun, kalian tenang aja, rumus ini tidak sulit kok. Kakak yakin setelah mempelajari materi ini, kalian pasti bisa menerapkannya ke dalam soal. Baiklah, kakak mulai saja materinya... Pengertian Percepatan Apa sih percepatan itu? Disadari atau tidak, sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari kita sangat akrab dengan percepatan. Misalnya, ketika kalian berjalan, ada kalanya berjalan pelan, tetapi pada saat tertentu berjalan cepat. Perubahan berjalan dari pelan ke cepat itu menandakan bahwa kalian sedang melakukan percepatan. Begitupun pada saat kalian berkendara, ada kalanya kendaraan yang kalian tumpangi melaju pelan, namun pada saat tertentu melaju cepat. Artinya, kendaraan yang kalian tumpangi juga sedang melakukan percepatan. Gimana adik-adik? Dari ilustrasi di atas, udah dapat gambaran mengenai apa itu percepatan? Yah benar, jadi Percepatan acceleration adalah perubahan kecepatan dalam selang waktu tertentu1 Berdasarkan definisi di atas, maka benda yang mengalami perubahan kecepatan berarti sedang melakukan percepatan. Perubahan kecepatan itu bisa bertambah cepat atau bertambah lambat. Jika bertambah cepat artinya percepatannya positif, namun jika bertambah lambat artinya percepatannya negatif. Percepatan negatif disebut juga dengan perlambatan. Percepatan positif adalah percepatan yang searah dengan gerak benda. Sedangkan, percepatan negatif adalah percepatan yang berlawanan arah dengan benda. Beberapa contoh percepatan positif dalam kehidupan sehari-hari Gerak buah mangga yang jatuh dari pohonnya akan semakin cepat sebelum menyentuh tanah. Gerak sepeda motor yang melaju pada jalan menurun. Gerak mobil yang akan bertambah cepat ketika pedal gas diinjak. Berikut ini adalah beberapa contoh percepatan negatif perlambatan dalam kehidupan sehari-hari Gerak bola yang dilempar ke atas, maka gerakannya akan bertambah lambat sebelum mencapai puncak. Gerak mobil yang melaju pelan sampai berhenti ketika pedal rem diinjak. Gerak sepeda yang dikayuh di jalan menanjak Dalam fisika, percepatan disimbolkan dengan a, dengan satuan m/s2. Percepatan merupakan besaran turunan karenan tersusun dari beberapa besaran pokok. Selain itu, percepatan juga termasuk ke dalam besaran vektor sehingga untuk menyatakannya harus dengan angka dan arah. Rumus Umum Percepatan Secara umum, rumus percepatan sering ditulis dengan persamaana = Δ v / Δ t = v2 - v1 / t2 - t1 Keterangan a = percepatan benda m/s2 Δv = perubahan kecepatan m/s Δt = selang waktu s v2 = kecepatan akhir m/s v1 = kecepatan awal m/s t2 = waktu akhir s t1 = waktu awal s Coba perhatikan rumus di atas, ada simbol yang dicetak tebal bold, ada yang tidak. Mengapa begitu? Jadi, simbol yang dicetak tebal menandakan bahwa simbol itu adalah besaran vektor. Percepatan menghubungkan 2 besaran, yaitu kecepatan dan waktu. Jika dituliskan dalam grafik, maka bentuknya sebagai berikut Jenis-Jenis Percepatan Di dalam gerak lurus, terdapat dua jenis percepatan, yaitu percepatan rata-rata dan percepatan sesaat. Pembagian jenis percepatan ini untuk menghadapi fakta bahwa sangat sulit menemukan sebuah benda dalam kehidupan sehari-hari yang bergerak dengan percepatan tetap konstan. Kebanyakan benda bergerak dengan percepatan berubah-ubah, sehingga terdapat kesulitan tersendiri untuk menghitung nilai percepatan secara tepat. Untuk memudahkan perhitungan, konsep gerak membagi percepatan tersebut menjadi percepatan rata-rata dan percepatan sesaat. 1. Percepatan Rata-rata Average Acceleration Percepatan rata-rata average acceleration didefinisikan sebagai perubahan kecepatan dalam selang waktu tertentu. Artinya, dalam selang waktu tertentu percepatan gerak dapat berubah-ubah. Adapun percepatan rata-rata dapat mewakili nilai percepatan selama selang waktu tersebut. Rumus Percepatan Rata-rata Secara matematis, percepatan rata-rata dirumuskan dengan persamaan a = Δ v / Δ t = v2 - v1 / t2 - t1 Keterangan a = percepatan rata-rata m/s2 Δv = perubahan kecepatan m/s, dibaca "delta v" Δt = selang waktu s, dibaca "delta t" v2 = kecepatan akhir m/s v1 = kecepatan awal m/s t2 = waktu akhir s t1 = waktu awal s Catatan Jika di soal hanya disebutkan "percepatan" saja, maka yang dimaksud adalah "percepatan rata-rata". 2. Percepatan Sesaat Instantaneous Acceleration Percepatan sesaat instantaneous acceleration adalah percepatan rata-rata dengan selang waktu yang sangat kecil mendekati nol. Dalam bahasa yang lain, percepatan sesaat adalah limit dari percepatan rata-rata pada saat selang waktu mendekati nol. Percepatan sesaat sama dengan laju perubahan sesaat dari kecepatan terhadap waktu. Rumus Percepatan Sesaat Berdasarkan definisi di atas, maka rumus percepatan sesaat dituliskan dengan bentuk persamaan Keterangan a = percepatan sesaat m/s2 Δv = perubahan kecepatan m/s Δt = selang waktu s Cara Menggunakan Rumus Percepatan Sebenarnya, tidak sulit untuk menerapkan rumus percepatan ini ke dalam perhitungan. Kalian hanya perlu memasukkan nilai-nilai sesuai dengan simbol yang tertera pada rumus. Setelah itu, maka operasi perhitungan bisa langsung dilakukan. Jadi, langkah-langkah yang harus kalian lakukan untuk menggunakan rumus ini adalah sebagai berikut 1. Identifikasi Besaran Kecepatan Pada rumus percepatan a, terdapat simbol perubahan kecepatan Δv. Ingat, jika terdapat simbol delta Δ, maka itu artinya terdapat dua besaran yang saling diperkurangkan, dalam hal ini Δv berarti v2 - v1. Oleh karena itu, ada dua nilai kecepatan yang harus kalian cari, yaitu kecepatan 1 v1 dan kecepatan 2 v2. Di dalam rumus, nilai kecepatan 2 akan diperkurangkan dengan nilai kecepatan 1. 2. Identifikasi Besaran Waktu Langkah selanjutnya adalah kalian harus menemukan besaran selang waktu Δt. Sama dengan penjelasan di atas, ada 2 nilai besaran waktu yang harus kalian cari, yaitu waktu 1 t1 dan waktu 2 t2. Di dalam rumus percepatan, nilai waktu 2 t2 akan diperkurangkan dengan nilai waktu 1 t1. 3. Membagi Kecepatan dengan Selang Waktu Bentuk rumus percepatan adalah operasi pembagian, di mana nilai dari kecepatan akan dibagi dengan nilai dari selang waktu. Hasil pembagian itulah yang menjadi nilai akhir percepatan a. Contoh Soal Percepatan Nah, sekarang kita akan praktikkan langkah-langkah di atas ke dalam contoh soal percepatan berikut ini Contoh Soal 1 Sebuah balok kayu dilepaskan dari keadaan diam pada sebuah bidang miring. Dalam selang waktu 5 sekon, kecepatan balok menjadi 4 m/s. Tentukanlah percepatan rata-rata yang dialami balok. Jawaban Diketahui v1 = 0 m/s keadaan diam t1 = 0 s t2 = 5 s v2 = 4 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Δ v/Δ t = v2 - v1/t2 - t1 = 4 - 0/5 - 0 = 4/5 =0,8 m/s2 Contoh Soal 2 Mobil Pak Budi pada detik pertama bergerak dengan kecepatan 5 m/s. Pada detik kedua, kecepatannya menjadi 8 m/s. Berapakah percepatan mobil tersebut? Jawaban Diketahui v1 = 5 m/s t1 = 1 s t2 = 2 s v2 = 8 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Δ v/Δ t = 8 - 5/2 - 1 = 3/1 = 3 m/s2 Contoh Soal 3 Pak Andi mengendarai sepeda sepanjang lintasan lurus dengan persamaan kecepatan v = 2t + 4 m/s, dengan t dalam sekon. Tentukanlah percepatan rata-rata sepeda dalam selang waktu t1 = 1 sekon dan t2 = 3 sekon. Jawaban Diketahui Untuk t1 = 1 s, maka v1 = 21 + 4 = 6 m/s Untuk t2 = 3 s, maka v2 = 23 + 4 = 10 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Δ v/Δ t = 10 - 6/3 - 1 = 4 / 2 = 2 m/s2 Contoh Soal 4 Seekor kuda balap berlari dipercepat. Mula-mula diam. Setelah 5 detik kecepatannya menjadi 15 m/s. Hitung berapa percepatan kuda tersebut? Jawaban Diketahui v1 = 0 m/s keadaan diam t1 = 0 s t2 = 5 s v2 = 15 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Δ v/Δ t = 15 - 0/5 - 0 = 15/5 = 3 m/s2 Contoh Soal 5 Seorang pengemudi mobil mengerem mobilnya yang sedang bergerak dengan kecepatan 30 m/s. Kecepatan mobil berkurang menjadi 10 m/s setelah 5 s. Berapakah percepatan rata-ratanya? Jawaban Diketahui v1 = 30 m/s t1 = 0 s t2 = 5 s v2 = 10 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Δ v/Δ t = 10 - 30/5 - 0 = - 20/5 = - 4 m/s2 Contoh Soal 6 Seorang pengendara mobil membawa mobilnya dengan kecepatan 10 m/s. Kemudian, ia menginjak pedal gas selama 4 s sehingga mobil meningkat kecepatannya menjadi 18 m/s. Hitunglah a. Percepatan mobil ketika kelajuan mobil bertambah b. Waktu untuk mempercepat mobil sehingga kelajuannya bertambah dari 18 m/s menjadi 34 m/s dengan percepatan pada soal a. Jawaban Diketahui v1 = 10 m/s t1 = 0 s t2 = 4 s v2 = 18 m/s Ditanyakan a.....? Δt pada v1 = 18 m/s dan v2 = 34 m/s Penyelesaian a = Δ v/Δ t = 18 - 10/4 - 0 = 8/4 = 2 m/s2 jawaban pertanyaan a Δt = Δ v/a = 34 - 18/2 = 16/2 = 8 s jawaban pertanyaan b Contoh Soal 7 Sebuah mobil van mulai bergerak dengan percepatan tetap dan kecepatannya meningkat menjadi 20 m/s dalam waktu 5 s. Sopir mobil van terus mempertahankan laju mobil dengan kecepatan ini selama 10 s. Kemudian, ia mengerem dan menurunkan kecepatannya hingga menjadi 12 m/s dalam waktu 4 s. Tentukanlah a. Percepatan rata-rata pada saat 5 s pertama. b. Percepatan antara t1 = 5 s hingga t2 = 15 s c. Percepatan rata-rata pada saat 4 s terakhir Jawaban Diketahui v1 = 10 m/s t1 = 0 s t2 = 4 s v2 = 18 m/s Ditanyakan a.....? Δt pada v1 = 18 m/s dan v2 = 34 m/s Penyelesaian a. Percepatan rata-rata mobil pada 5 s pertama a = Δ v/Δ t = 20 - 0/5 - 0 = 20/5 = 4 m/s2 b. Mobil van bergerak dengan kecepatan tetap antara t = 5 s dan t = 15 s. Percepatan dalam selang waktu ini adalah nol karena tidak ada perubahan kecepatan. c. Percepatan rata-rata pada 4 s terakhir a = Δ v/Δ t = 12 - 20/19 - 15 = -8/4 = - 2 m/s2 Contoh Soal 8 Sebuah motor mula-mula bergerak lurus dengan laju 15 m/s. Pengemudinya kemudian memutar panel gas sehingga motor mendapat percepatan sebesar 1,2 m/s2. Hitunglah kecepatan motor setelah 5 sekon. Jawaban Diketahui v1 = 15 m/s a = 1,2 m/s2 t2 = 5 s t1 = 0 s Ditanyakan v2.....? Penyelesaian a = Δ v/Δ t v2 - v1 = a x Δt v2 = v1 + a x Δt = 15 + 1,2 5-0 = 15 + 6 = 21 m/s Contoh Soal 9 Sebuah motor dipercepat dari keadaan diam dengan percepatan tetap sebesar 6 m/s2. Hitunglah waktu yang dibutuhkan motor agar bisa mencapai kelajuan 48 m/s. Jawaban Diketahui a = 6 m/s2 v1 = 0 m/s v2 = 48 m/s t1 = 0 s Ditanyakan t2.....? Penyelesaian a = Δ v/Δ t t2 - t1 = Δ v/a t2 = t1 + Δ v/a = 0 + 48 - 0/6 = 0 + 8 = 8 s Contoh Soal 10 Sebuah mobil melaju dengan kecepatan 30 m/s. Lalu mobil itu direm hingga berhenti dalam waktu 10 sekon. Hitunglah percepatan mobil tersebut? Jawaban Diketahui v1 = 30 m/s v2 = 0 m/s t1 = 0 s t2 = 10 s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Δ v/Δ t = 0 - 30/10 - 0 = -30/10 = - 3 m/s2 Contoh Soal 11 Sebuah sepeda motor memiliki kecepatan 20 m/s. Berapa kecepatan akhir motor jika mengalami percepatan 4 m/s2 selama 5 sekon? Jawaban Diketahui v1 = 20 m/s t1 = 0 s t2 = 5 s a = 4 m/s2 Ditanyakan v2.....? Penyelesaian a = Δ v/Δ t v2 - v1 = a x Δt v2 = v1 + a x Δt = 20 + 4 5-0 = 20 + 20 = 40 m/s Contoh Soal 12 Pak Gunawan mengendarai motor sepanjang lintasan lurus dengan persamaan kecepatan v = 2t + 4 m/s, dengan t dalam sekon. Tentukanlah percepatan rata-rata motor dalam selang waktu t1 = 1 sekon dan t2 = 3 sekon. Jawaban Diketahui Untuk t1 = 1 s, maka v1 = 21 + 4 = 6 m/s Untuk t2 = 3 s, maka v2 = 23 + 4 = 10 m/s Ditanyakan a.....? Penyelesaian a = Δ v/Δ t = 10 - 6/3 - 1 = 4 / 2 = 2 m/s2 Gimana adik-adik, udah paham kan materi rumus percepatan di atas? Kalian juga pasti bisa kok menggunakannya. Sekian dulu materi kali ini, bagikan agar teman yang lain bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat. Referensi Yaz, M. Ali. 2007. Fisika 1 SMA Kelas X. Jakarta Yudhistira Young, Hugh D. 2002. Fisika Universitas. Jakarta Erlangga. Sebuahbola golf dipukul hingga melaju dengan kecepatan 25 m/s dan sudut 37° terhadap tanah. Hitunglah! a. Kecepatan awal arah mendatar b. Kecepatan awal arah vertikal c. Kecepatan awal setelah bergerak 1 sekon dalam arah mendatar dan vertikal d. Mari, kita bahas 10 soal impuls dan momentum bagian 1 pilihan ganda. Materi ini terdiri dari sub bab momentum linier, impuls, perubahan momentum, dan energi kinetik. Berikut pembahasannya Baca sebelumnya 10 Soal & Pembahasan Usaha dan Energi bagian 1 ǀ Pilihan Ganda Pilihlah jawaban yang tepat dari pilihan di bawah ini. 1. Sebuah mobil bermassa 400 kg melaju dengan kecepatan 30 m/s ke arah selatan. Momentum yang dimiliki mobil tersebut adalah . . . A. 1,2 B. 12 C. 120 D. 1200 E. 12000 Pembahasan Diketahui m = 400 kg v = 30 m/s Ditanya momentum p p = = = 12000 Jawaban E 2. Perhatikan gambar berikut!Benda yang memiliki momentum paling besar adalah . . . A. Benda A B. Benda B C. Benda C D. Benda D E. Benda E Pembahasan *Gambar A, p = = = 20 *Gambar B, p = = = 40 *Gambar C, p = = = 20 *Gambar D, p = = = 10 *Gambar E, p = = = 20 Jawaban B 3. Benda A bermassa m bergerak dengan kecepatan v dan memiliki momentum p. Benda B bermassa 4m bergerak dengan kecepatan 0,5v. Momentum benda B adalah . . . A. 0,2p B. p C. 2p D. 4p E. 8p Pembahasan *Momentum benda A, pA = mv *Momentum benda B, pB = pB = 2mv pB = 2pA Jawaban C 4. Dua benda memiliki momentum yang sama besar. Benda C bermassa m bergerak dengan kelajuan 2v. Jika benda B bermassa 4m, maka kelajuan benda B adalah . . . A. 0,25v B. 0,5v C. v D. 2v E. 4v Pembahasan pC = pB = v2 = 2v/ 4 v2 = 0,5 v Jawaban B 5. Balok bermassa 100 g bergerak ke kanan dengan kecepatan 2 m/s. Jika kecepatannya diubah menjadi 4 m/s dan arah tetap, maka perubahan momentum balok tersebut adalah . . . A. 0,2 B. 0,4 C. 0,6 D. 200 E. 400 Pembahasan Diketahui m = 100 g = 0,1 kg vi = + 2 m/s vf = + 4 m/s Ditanya perubahan momentum Δp Δp = pf – pi Δp = mvf – vi Δp = 0,14 – 2 Δp = 0,12 = 0,2 Jawaban A 6. Mobil mainan memiliki massa 500 g. Ia bergerak ke Utara dengan kecepatan 3 m/s. Kemudian, ia berbelok ke Barat dengan kecepatan 4 m/s. Besar perubahan momentum dari mobil mainan adalah . . . A. 1,5 B. 2,0 C. 2,5 D. 3,0 E. 4,0 Pembahasan Diketahui m = 500 g = 0,5 kg vi = + 3 m/s ke utara vf = + 4 m/s ke barat Ditanya perubahan momentum Δp pi = = 0,53 = 1,5 pf = = 0,54 = 2,0 Karena vektor membentuk sudut, kita perlu menggunakan persamaan pengurangan vektor Δp = pf – pi Δp = √pf2 + pi2 – Δp = √1,52 + 2,02 – 21,52,0.cos90o Δp = √1,52 + 2,02 – 0 Δp = √2,25 + 4 Δp = √6,25 Δp = 2,5 Jawaban C 7. Perhatikan gambar di bawah ini!Partikel bermassa 0,1 g bergerak dengan kecepatan 20 m/s, kemudian menumbuk dinding secara lenting sempurna dan berbalik arah dengan kecepatan sama. Besar impuls partikel tersebut adalah . . . A. 2 x 10-3 Ns B. – 2 x 10-3 Ns C. 4 x 10-3 Ns D. – 4 x 10-3 Ns E. 8 x 10-3 Ns Pembahasan Diketahui m1 = m2 = 0,1 g = 0,0001 v1 = +20 m/s v2 = – 20 m/s Ditanya impuls I = Δp I = Δp I = p2 – p1 I = mv2 – v1 I = 0,0001– 20 – 20 I = 0,0001– 40 I = – 0,004 Ns = – 4 x 10-3 Ns Jawaban D 8. Bola baseball bermassa 50 g melayang di udara dengan kecepatan 5 m/s. Kemudian, ia dipukul hingga berbalik arah dengan kecepatan 10 m/s/ Jika selang waktu sentuh antara alat pemukul dan bola adalah 0,01 s, maka gaya yang telah diberikan pemain baseball adalah . . . A. 45 N B. 55 N C. 65 N D. 75 N E. 85 N Pembahasan Diketahui m = 50 g = 0,05 kg vi = + 5 m/s vf = – 10 m/s t = 0,01 s Ditanya gaya F Δp = pf – pi I = mvf – vi = mvf – vi F = mvf – vi/ t F = 0,055 – –10/ 0,01 F = 0,0515/ 0,01 F = 75 N Jawaban D 9. Benda A dan B memiliki energi kinetik yang sama besar. Momentum kedua benda tersebut adalah . . . A. Momentum benda A sama dengan momentum benda B B. Momentum benda A kurang dari momentum benda B C. Momentum benda A lebih dari momentum benda B D. Momentum benda A dan benda B tidak dapat ditentukan karena tidak ada informasi massa benda E. Momentum benda A dan benda B tidak dapat ditentukan karena tidak ada informasi kecepatan benda Pembahasan Penjabaran dijelaskan pada pembahasan nomor 10. Energi kinetik akan sama besar, maka momentum keduanya akan berbeda. Momentum lebih besar akan dimiliki benda yang bermassa lebih besar dan momentum lebih kecil akan dimiliki benda yang bermassa lebih kecil. Jawaban D 10. Dua benda dalam keadaan diam. Benda 1 memiliki massa lebih besar dibanding massa 2. Kemudian, gaya sebesar F yang sama diberikan pada benda 1 dan 2, sehingga benda bergerak dipercepat hingga menempuh jarak L walau percepatan keduanya berbeda. Pernyataan berikut yang benar adalah . . . A. p1 > p2 B. p1 = p2 C. p1 K2 E. K1 m2 F1 = F2 = F Δx = L1 = L2 = L vi = 0 kecepatan awal Misal, m1 = 2m dan m2 = 1m Ditanya momentum p dan energi kinetik K *Percepatan benda 1 F1 = F2 = a1 = m1 a1 = 2m a1 = 1/2a2 *Kecepatan akhir benda 1 vf1 vf12 = vi2 + vf12 = 0 + vf12 = 0 + 21/2 vf12 = vf1 = √ *Kecepatan akhir benda 2 vf2 vf22 = vi2 + vf22 = 0 + vf22 = vf2 = √ *Momentum benda 1 p1 p1 = p1 = p1 = 2m√ p1 = m√ *Momentum benda 2 p2 p2 = p2 = p2 = m√ Jadi, momentum p1 > p2 *Energi kinetik benda 1 Ek1 = K1 Ek1 = 1/2 Ek1 = 1/2 Ek1 = 1/22m√ Ek1 = *Energi kinetik benda 2 Ek2 = K2 Ek2 = 1/2 Ek2 = 1/2 Ek2 = 1/2m√ Ek2 = 1/2 Ek2 = Jadi, energi kinetik K1 = K2 Jawaban A Baca selanjutnya 10 Soal & Pembahasan Impuls dan Momentum bagian 2 ǀ Pilihan Ganda Wala, kita sudah selesaikan 10 soal dan pembahasan impuls dan momentum bagian 1. Sekarang, kita lanjut ke bagian 2.
Home » Kongkow » Materi » Percepatan Lengkap Contoh Soal Dan Pembahasannya - Senin, 05 Agustus 2019 1800 WIB Suatu benda akan mengalami percepatan apabila benda tersebut bergerak dengan kecepatan yang tidak konstan dalam selang waktu tertentu. Misalnya, ada sepeda yang bergerak menuruni sebuah bukit memiliki suatu kecepatan yang semakin lama semakin bertambah selama geraknya. Gerak sepeda tersebut dikatakan dipercepat. Jadi percepatan adalah laju perubahan kecepatan tiap satuan waktu. Rumus Percepatan Secara matematis, Percepatan dapat dirumuskan sebagai berikut Keterangan a = percepatan m/s² delta v = kecepatan m/s delta t = waktu s Percepatan merupakan besaran vektor. Percepatan dapat bernilai positif +a dan bernilai negatif -a bergantung pada arah perpindahan dari gerak tersebut. Percepatan yang bernilai negatif -a sering disebut dengan perlambatan. Pada kasus perlambatan, kecepatan v dan percepatan a mempunyai arah yang berlawanan. Berbeda dengan percepatan, percepatan rata-rata didefinisikan sebagai perubahan kecepatan terhadap selang waktu tertentu. Percepatan rata-rata memiliki nilai dan arah. Percepatan rata-rata dapat dituliskan sebagai berikut. Keterangan delta v = perubahan kecepatan m/s delta t = perubahan waktu s a = percepatan rata-rata m/s² Contoh Soal Percepatan Agar lebih jelas dalam menggunakan rumus percepatan tersebut, berikut ini akan diberikan contoh soal beserta jawabannya yang perlu anda ketahui. 1. Sebuah sepeda melaju dengan kecepatan 2m/s menjadi 6m/s selama 10 detik. Hitunglah percepatan yang dilakukan oleh motor tersebut ! Jawab v0 = 2m/s vt= 6m/s t = 6 sekon = 6 – 2/10 = 4/10 = 0,4 m/s2 Jadi percepatan sepeda tersebut setelah 10 detik adalah 0, 4 m/s2 2. Sebuah mobil balap melaju dengan kecepatan awal 18,5 m/s kemudian kecepatannya bertambah secara konstan menjadi 46,1 m/s dalam kurun waktu 2,47 sekon. Hitunglah percepatan rata-rata mobil balap tersebut ! Jawab a= = vt – v0 / tt – t0 a = 46,1- 18,5 / 2,47 = 11,17 m/s2 Jadi percepatan rata-rata yang dialami oleh mobil balap tersebut adalah 11,17 m/s2. Baca Juga Katrol Bergerak Persamaan Tegangan Tali dan Percepatan Hubungan antara Jarak, Waktu dan Kecepatan Cara mengukur jarak tempuh, waktu tempuh, dan kecepatan rata-rata kendaraan 3. Sebuah mobil balap bergerak dalam lintasan lurus dan dinyatakan dalam persamaan vt = 10 – 8t + 6t2, dengan t dalam sekon dan v dalam m/s. Tentukan percepatan mobil balap tersebut pada saat t = 3 s! Penyelesaian Persamaan kedudukan vt = 10 – 8t + 6t2 Untuk t = 3 →v3 = 10 – 83 + 632 = 40 m/s Ambil 3 selang waktu t yang berbeda, misalkan t1 = 0,1 s; t2 = 0,01 s; t3 = 0,001 s Untuk t = 0,1 s t2 = t1 + t t2 = 3 + 0,1 = 3,1 s v3,1 = 10 – 83,1 + 63,12 = 42,86 m/s a rata-rata = v2– v1/ t2– t1 a rata-rata = 42,86 – 40/ 3,1 – 3 a rata-rata = 28,6 m/s2 Untuk t = 0,01 s t2 = t1 + t t2 = 3 + 0,01 = 3,01 s v3,01 = 10 – 83,01 + 63,012 = 40,2806 m/s a rata-rata = v2– v1/ t2– t1 a rata-rata = 40,2806 – 40/ 3,01 – 3 a rata-rata = 28,06 m/s2 Untuk t = 0,001 s t2 = t1 + t t2 = 3 + 0,001 = 3,001 s v3,001 = 10 – 83,001 + 63,0012 = 40,028006 m/s a rata-rata = v2– v1/ t2– t1 a rata-rata = 40,028006 – 40/ 3,001 – 3 a rata-rata = 28,006 m/s2 kemudian selang waktu dan percepatan rata-rata dimasukkan dalam tabel berikut ini t s a m/s2 0,1 28,6 0,01 28,06 0,001 28,006 Berdasarkan tabel di atas, nampak bahwa untuk nilai t yang makin kecil mendekati nol, percepatan rata-rata makin mendekati nilai 28 m/s2. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa percepatan sesaat pada saat t = 3 s adalah 28 m/s2. 4. Pak Nanda mengendarai sepeda dengan kecepatan 7,2 km/jam. Pada suatu tanjakan, siswa tersebut mengurangi kecepatannya sebesar 0,5 m/s2 selama 2 sekon. Berapakah kecepatan akhir siswa tersebut? Penyelesaian v1 = 7,2 km/jam v1 = 7,2 m/s v1 = 2 m/s a = −0,5 m/s2 tanda negatif menunjukkan perlambatan t = 2 s Ditanya = v2 Dari persamaan percepatan berikut a = v2– v1/t Kita mendapatkan persamaan v2 = v1 +at v2 = 2 + −0,5 × 2 v2 = 1 m/s v2 = 3,6 km/jam jadi, kecepatan akhirnya adalah 3,6 km/jam. Artikel Terkait Saat Gibran Menjual Barang dengan Harga Rp Gibran untung 20% dari Harga Beli. Berapa Harga Barang Tersebut? Dalam Sehari Kuli Bangunan Bekerja Sebanyak 9 jam. Setiap Minggu Dia Bekerja 5 hari Dengan Upah Hitunglah Luas Permukaan Tabung yang Berdiameter 28 cm dan Tinggi 12 cm! Sebuah Kemasan Berbentuk Tabung dengan Jari-jari alas adalah 14 cm. Jika Tinggi Tabung 15 cm, Tentukan Luas Permukaan Tabung Tersebut! Edo Memiliki Mainan Berbahan Kayu Halus Berbentuk Limas Segitiga. Tinggi Mainan Itu 24 cm, Alasnya Berbentuk Segitiga Siku-siku Hitunglah Volume Seperempat Bola dengan Jari-jari 10 cm Seorang Anak Akan Mengambil Sebuah Layang-layang yang Tersangkut di Atas Sebuah Tembok yang Berbatasan Langsung dengan Sebuah Kali Jika Diketahui Panjang Rusuk Kubus Seluruhnya 72 cm, Maka Volume Kubus Tersebut Adalah? Sebuah Bak Berbentuk Kubus dengan Panjang Sisi 7 dm Berisi 320 liter air. Agar Bak Tersebut Penuh Hitunglah Volume Kerucut Terbesar yang Dapat Dimasukkan ke dalam Kubus dengan Panjang Sisi 24 cm Cari Artikel Lainnya
MenurutBadan Pusat Statistik (BPS) pada 23 November 2021, kecelakaan lalu lintas di jalan tol Jakarta saja telah terjadi 500 kasus kecelakaan di tahun 2020. Tren kasus itu menurun drastis dari sebelumnya yaitu sekitar 1.100 kasus pada 2019. Walaupun menurun, pastinya kecelakaan di jalan tol bukan sesuatu yang diinginkan karena akan sangat BerandaSebuah mobil bermassa 0,5 ton melaju dengan kecepa...PertanyaanSebuah mobil bermassa 0,5 ton melaju dengan kecepatan 72 km/jam di atas jalan datar. Berapa gaya hambat yang dapat menghentikan mobil setelah menempuh jarak m?Sebuah mobil bermassa 0,5 ton melaju dengan kecepatan 72 km/jam di atas jalan datar. Berapa gaya hambat yang dapat menghentikan mobil setelah menempuh jarak m? YMY. MaghfirahMaster TeacherJawabangaya yang dibutuhkan sebesar 100 yang dibutuhkan sebesar 100 Ditanyakan Gaya Hambat F = ...? Pertama tentukan dulu perlambatan mobil dengan menggunakan persamaan GLBB Selanjutnya dengan menggunakan Hukum II Newton, Gaya yang diperlukan yaitu Jadi gaya yang dibutuhkan sebesar 100 Ditanyakan Gaya Hambat F = ...? Pertama tentukan dulu perlambatan mobil dengan menggunakan persamaan GLBB Selanjutnya dengan menggunakan Hukum II Newton, Gaya yang diperlukan yaitu Jadi gaya yang dibutuhkan sebesar 100 N. Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!655Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!RARizqiyana Azzahro Ini yang aku cari! Pembahasan lengkap banget Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️NRNahla Rmdhni Kireina P Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️HMHesha Malihah Meizalfa Makasih ❤️©2023 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya IndonesiaPertanyaan Sebuah mobil melaju dengan kecepatan 50 km/jam ke barat dengan kecepatan merupakan besaran vektor. Besar dan arah mobil yang melaju tersebut adalah . 50 dan ke barat. kecepatan dan km/jam. mobil dan 50. mobil dan ke barat. 50 dan mobil. FZ.